Home Ekonomi Pasifik Group Siap Berkolaborasi dengan Pemprov Bali Wujudkan Bali Mandiri Energi
Ekonomi

Pasifik Group Siap Berkolaborasi dengan Pemprov Bali Wujudkan Bali Mandiri Energi

Share
CEO Pasifik Group Bali NTB NTT, I Komang Gde Subudi.
Share

DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan komitmen untuk mewujudkan kemandirian energi berbasis energi bersih di Pulau Bali. Sejumlah pihak pun menyatakan siap memberi dukungan dan bekerja sama untuk menyukseskan hal ini. Seperti dilontarkan CEO Pasifik Group Bali NTB & NTT, I Komang Gde Subudi.

Subudi mengapresiasi atas komitmen Gubernur Koster yang terus berupaya mengembangkan sumber energi bersih/energi baru terbarukan untuk menjadikan Bali Mandiri Energi. “Sebagai putra daerah, kami siap terlibat dan agar dilibatkan membangun energi bersih di Bali,” katanya di Denpasar, Rabu (30/7/2025).

Dia menjelaskan, Pasifik Group merupakan perusahaan yang bergerak di bidang energi alternatif, ruang lingkup perencanaan, desain, pengawasan, manajemen IT (informasi & teknologi), pemberdayaan dan amdal (analisis mengenai dampak lingkungan). “Prioritas investasi kami dilandasi dengan mengutamakan pembangun peradaban bangsa yang berwawasan pelestarian lingkungan hidup,” jelas Jro Gede Agung Subudi, sapaan akrabnya.

Dikatakan, Bali mempunyai potensi energi terbarukan yang melimpah. Dengan potensi ini, Bali memiliki peluang besar untuk memenuhi kebutuhan listriknya sepenuhnya dari sumber energi terbarukan. Karenanya, Pasifik Group Bali, NTB & NTT juga siap membantu pemda kabupaten/kota di Bali untuk mengembangkan energi bersih/energi baru terbarukan.

Untuk mendorong adopsi energi terbarukan, Pemerintah Bali baru saja meluncurkan Percepatan Pemanfaatan PLTS Atap pada 15 Mei 2025. Upaya ini sejalan dengan ambisi mewujudkan Bali Mandiri Energi dan Bali Emisi Nol Bersih (Net Zero Emission) pada 2045, lebih cepat 15 tahun dari target nasional pada 2060.

Sebelumnya, Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Koster juga telah mengeluarkan regulasi seperti Peraturan Gubernur No. 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih, serta Perda No. 9 Tahun 2020 tentang Rencana Umum Energi Daerah. Kebijakan ini disinergikan dengan penggunaan kendaraan listrik yang diatur lewat Pergub No. 48 Tahun 2019.

Menurut Subudi, langkah Gubernur Koster untuk menyiapkan pembangunan industri energi baru terbarukan ramah lingkungan atau energi bersih sudah sangat tepat untuk menarik investasi hijau dan mewujudkan sirkular ekonomi di Bali. “Namun perlu dipikirkan dari aspek pendanaan agar mampu menarik investor di sektor ini,” imbuhnya.

Dewan Pertimbangan Kadin Bali ini menjelaskan, ada sejumlah langkah kolaborasi yang bisa dilakukan pemerintah/pemerintah daerah (pemda) dengan swasta untuk mewujudkan kemandirian energi Pulau Dewata. Langkah konkret itu di antaranya sebagai berikut:

1.      Investasi dalam Energi Terbarukan, seperti pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). “Tentu swasta dapat berinvestasi dalam pembangunan PLTS atap, terapung (floating solar), atau skala besar di lahan yang tersedia. Hal ini akan mempercepat terwujudkan program Gubernur Bali,” kata Subudi.

2.      Penyediaan Teknologi dan Inovasi. Swasta dapat menghadirkan teknologi jaringan pintar dan sistem penyimpanan energi (baterai) untuk mengatasi intermitensi sumber terbarukan. Selain itu, dapat dilakukan inovasi dalam sistem manajemen energi untuk gedung, hotel, dan industri pariwisata guna menekan konsumsi energi fosil.

3.      Kemitraan Publik-Swasta. “Melalui skema ini, swasta bisa bermitra dengan pemerintah untuk proyek infrastruktur energi bersih, seperti jaringan distribusi listrik bersih, pembangunan green charging station untuk kendaraan listrik, atau pengolahan limbah menjadi energi,” kata Subudi.

4.      Dukungan terhadap Transisi Transportasi Listrik. Penyediaan kendaraan listrik: importir, distributor, dan produsen kendaraan listrik (EV) bisa memperluas pasar di Bali. Investasi stasiun pengisian EV: Membangun infrastruktur pendukung seperti SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), khususnya di destinasi wisata dan area publik.

5.      Pendidikan, Pelatihan, dan CSR/TJSL. Swasta dapat berkontribusi melalui program CSR (Corporate Social Responsibility)/ TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) untuk edukasi masyarakat tentang energi bersih dan efisiensi energi.

6.      Penerapan Prinsip Green Building dan Sustainable Tourism. “Hotel, vila, dan destinasi wisata milik swasta dapat menerapkan prinsip green building serta menggunakan energi terbarukan untuk operasional sehari-hari. Juga promosi Bali sebagai destinasi wisata rendah emisi (low-carbon tourism destination),” paparnya.

Terakhir, Subudi menegaskan bahwa dengan dukungan konkret dari pihak swasta, baik melalui investasi, inovasi, kemitraan, maupun tanggung jawab sosial, visi Gubernur Bali untuk mewujudkan kemandirian energi bersih tidak hanya akan lebih cepat tercapai, tapi juga bisa menjadi model transisi energi yang berkelanjutan untuk daerah-daerah lain di Indonesia. (red)

Share

Jangan Lewatkan

Empat Kapolres Jajaran Polda Bali Diganti

DENPASAR  – Polda Bali melakukan mutasi sejumlah pejabat melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Gedung Presisi Polda Bali, Rabu (7/1/2026)....

Refleksi Akhir Tahun, Bang-Ipat Ajak Warga Wujudkan Jembrana Harmoni

JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat)...

Related Articles

Genjot PAD, Pemkab Jembrana Ujicobakan Retribusi Digital Terminal Gilimanuk

JEMBRANA – Pemkab Jembrana resmi menguji coba sistem tolgate digital (retribusi digital)...

Papan Nama Jalan dari Limbah Plastik Percantik Titik Nol Kota Singaraja

BULELENG – Konsep mempercantik kota dengan memanfaatkan limbah plastik daur ulang diwujudkan...

Gubernur Koster Ingin Bali Jadi Pelopor Ekosistem Kendaraan Listrik

DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri rapat percepatan penggunaan kendaraan listrik...

Atasi Kemacetan Lalin, Adi Arnawa Kebut Progres Pembangunan Jalan Lingkar Selatan

BADUNG – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan komitmennya mengatasi kemacetan...