BADUNG – Yayasan Bali Wastu Lestari (Yayasan BWL) berkolaborasi dengan Pemkab Badung menggelar acara Apresiasi & Awarding Pengelola Bank Sampah, TPS3R, Sekolah Adiwiyata, serta Pelaku Usaha Berkinerja Baik dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Tahun 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Budaya Giri Nata Mandala pada Sabtu (22/11/2025) ini mengangkat tema “Bersatu Kelola Sampah Wujudkan Kabupaten Badung Bersih dan Lestari.” Momentum ini juga sekaligus menegaskan keselarasan dengan semangat dan tema HUT ke-16 Mangupura: Rumaketing Taksuning Bhuwana.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Yayasan BWL, Ni Wayan Riawati, menyampaikan bahwa acara apresiasi ini merupakan bentuk penghormatan kepada seluruh penggerak lingkungan yang telah bekerja konsisten sepanjang tahun 2025.
“Setiap botol plastik yang dipilah, setiap kompos yang diolah, setiap siswa yang diajari mencintai bumi, dan setiap hotel yang menjalankan praktik ramah lingkungan—semua itu adalah bagian dari perubahan besar,” ujar Riawati.
Menurutnya, perubahan tidak lahir dari satu aksi besar, tetapi dari ribuan tindakan kecil yang dilakukan secara berulang dan penuh kepedulian.
Pelaksanaan Program Tahun 2025
Riawati menjelaskan, rangkaian kegiatan apresiasi ini merupakan puncak dari berbagai program penilaian dan pembinaan yang telah berlangsung sepanjang tahun:
- Kompetisi Bank Sampah & TPS3R: September–Oktober 2025
- Pembinaan & Penilaian Sekolah Adiwiyata: Januari–November 2025
- Penilaian Pelaku Usaha/Hotel/Restoran: September–November 2025
“Seluruh rangkaian dilaksanakan melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, dan media,” ujarnya.
Dalam laporannya, Riawati memaparkan hasil penilaian yang telah ditetapkan:
- 180 Bank Sampah Unit aktif, dengan 44 penerima penghargaan, dan 6 terbaik ditetapkan sebagai juara.
- 41 TPS3R, dengan 20 penerima penghargaan dan 6 terbaik sebagai juara.
- 9 sekolah ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten Badung 2025.
- 14 pelaku usaha/hotel/restoran dinilai taat dalam pengelolaan lingkungan.
Enam Bank Sampah Terbaik
- Bank Sampah Resik Pertiwi
- Bank Sampah Kancil Lestari
- Bank Sampah Mangu Srikandi Dangin Pangkung
- Bank Sampah Yoga Mesari Alangkajeng
- Bank Sampah Unit Mangu Srikandi Tegal Kuning
- Bank Sampah Mangu Srikandi Tegal Luwih
Enam TPS3R Terbaik
- TPS3R Sapuh Jagat
- TPS3R Pudak Mesari, Desa Darmasaba
- TPS3R Kubon Ampas Sari, Desa Blahkiuh
- TPS3R Panca Lestari
- TPS3R Abirupa Pertiwi
- TPS3R Desa Adat Seminyak
Pelaku Usaha/Lembaga Berkinerja Baik
- The Bandha Hotel and Suites
- Rama Residence Petitenget
- Aria Exclusive Villa and Spa
- Hotel Aston Canggu Beach Resort
- Hotel Legong Keraton Beach
- Fame Hotel Sunset Road
- The Akasha Seminyak Bali Luxury Villa and Hotel
- The Kirana Canggu Hotel
- Pandawa All Suites Hotel
- D’Jabu Villa Canggu
- The Bidadari Villa and Spa
- The Junction House
- The Mahata Hotel
- The Kunja Villa and Spa
Sekolah Adiwiyata Kabupaten Badung 2025
- SD Negeri 2 Sulangai
- SD Negeri 5 Kerobokan Kelod
- SD Negeri 3 Legian
- SD Negeri 1 Kuwum
- SD Negeri 2 Sibang Gede
- SD Negeri 1 Baha
- SMP Negeri 1 Abiansemal
- SMP Negeri 1 Kuta
- SMP Negeri 7 Mengwi
Riawati menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung atas dukungan fasilitas penyelenggaraan, serta apresiasi kepada mitra swasta yang berperan besar dalam pendanaan kegiatan ini.
Sumber pendanaan acara berasal dari:
- Coca-Cola – 50%
- Unilever – 20%
- Bali Recycle Center – 15%
- Pabrik Aqua Mambal (Tirta Investama) – 10%
- Yayasan BWL – 5%
“Dukungan profesional seperti Ecobali, Bali Recycle Center, dan lainnya menyediakan penjamin pasar daur ulang sehingga mendorong ekonomi sirkular di Badung,” tegas Riawati.
Ia menegaskan bahwa semangat kolaborasi ini harus terus dijaga demi membangun budaya kelola sampah yang berkelanjutan. “Semoga gerakan pengelolaan sampah ini menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Badung, serta memperkuat komitmen kita menjaga bumi—rumah kita satu-satunya,” ujarnya.
Bupati: Lanjutkan Tahun Depan
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyatakan, kegiatan ini sebagai inspirasi dan telah menginstruksikan agar program ini dilanjutkan tahun depan dengan persiapan yang lebih matang.
“Tentu dari kegiatan ini memberikan satu inspirasi buat saya, dan saya sudah perintahkan juga agar kegiatan ini terkait dengan pemberian reward pengelolaan sampah, dilanjutkan tahun depan yang lebih hebat lagi, dan persiapannya lebih matang lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Armytanti Hanum Kasmito selaku Regional Public Affairs Manager Coca-cola Europacific Partners Indonesia menjelaskan, bahwa bank sampah merupakan ujung tombak pengelolaan sampah di level masyarakat.
Ia turut mengapresiasi tim dari bank sampah, Pemkab Badung, dan Yayasan Bali Wastu Lestari. Diharapkan kolaborasi ini tetap berlanjut lebih lama lagi, dan bisa membantu masyarakat lebih luas lagi untuk memahami konsep pengelolaan sampah berbasis sumber. (red)