Home Politik Adi Wiryatama Ungkap Peran Pemuda Kekinian Sesuai Ajaran Bung Karno
Politik

Adi Wiryatama Ungkap Peran Pemuda Kekinian Sesuai Ajaran Bung Karno

Share
Anggota MPR RI, I Nyoman Adi Wiryatama, menyelenggarakan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat pada Kamis (12/6/2025).
Share

TABANAN – Anggota MPR RI, I Nyoman Adi Wiryatama, menyelenggarakan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat dalam Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara Menurut UUD NRI Tahun 1945 di Tabanan, Bali pada Kamis (12/6/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali lebih dalam aspirasi masyarakat mengenai tantangan dan solusi dalam pemenuhan hak dasar yang dijamin oleh konstitusi Indonesia

Dalam rangka sosialisasi dan penyerapan aspirasi tersebut, Adi Wiryatama juga menyelipkan peran pemuda kekinian sesuai ajaran Bung Karno. Dia menuturkan bahwa Bung Karno, Proklamator Kemerdekaan dan Presiden pertama Republik Indonesia, percaya bahwa pemuda adalah kekuatan moral, sosial, dan intelektual yang menjadi ujung tombak revolusi dan pembangunan.

Ungkapan yang legendaris dari Bung Karno, “Berikan aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia!” adalah bukti keyakinannya akan kekuatan pemuda.

“Dalam konteks kekinian, warisan pemikiran Bung Karno tetap relevan sebagai pedoman bagi pemuda Indonesia dalam mengambil peran strategis dalam pembangunan nasional,” tegas Anggota Komisi IV DPR RI ini.

Pemuda dalam Ajaran Bung Karno

Adi Wiryatama di hadapan puluhan pemuda yang hadir mengatakan, sesuai pandangan Bung Karno bahwa pemuda dapat berperan sebagai agent of change atau agen perubahan. Dengan menanamkan nilai-nilai dasar seperti nasionalisme, gotong royong, berdikari (berdiri di atas kaki sendiri).

Nilai-nilai tersebut bukan sekadar slogan, tetapi landasan filosofis bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam membangun bangsa. “Pemuda hari ini jangan hanya jadi penonton, tapi harus terlibat aktif dalam pembangunan untuk mewujudkan perubahan bangsa dan negara ini menjadi lebih baik lagi,” kata Adi Wiryatama.

Di sisi lain, Adi Wiryatama juga mengemukakan bahwa era digital, globalisasi, dan disrupsi teknologi membawa tantangan dan peluang sekaligus. Namun, di sisi lain, pemuda kekinian juga memiliki akses terhadap pendidikan, teknologi, informasi, serta peluang kolaborasi global yang sangat luas.

Peran Pemuda Kekinian

Sesuai dengan ajaran Bung Karno, lanjutnya, menekankan pentingnya kemajuan bangsa melalui ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemuda kekinian memiliki peran besar sebagai inovator dalam ekonomi digital, start-up, energi terbarukan, dan sektor kreatif lainnya.

“Di tengah globalisasi, pemuda harus tetap menjadi penjaga nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, dan keutuhan NKRI. Mereka harus mampu memadukan identitas lokal dengan wawasan global,” tegas Adi Wiryatama.

Dia menjelaskan, Bung Karno juga mengajarkan pentingnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pemuda kini hendaknya dapat berperan melalui gerakan sosial, advokasi hak-hak rakyat kecil, dan pelestarian lingkungan.

Dengan semangat gotong royong, pemuda kekinian juga bisa mewujudkan semangat itu dalam bentuk kolaborasi digital untuk komunitas daring, kampanye sosial, dan gerakan edukatif yang melibatkan berbagai pihak demi kepentingan bersama.

Selain itu, pemuda hari ini harus mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Pemuda bukan sekadar harapan bangsa; mereka adalah kekuatan nyata dalam mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

“Di era serba cepat dan kompleks ini, pemuda kekinian harus berani mengambil posisi sebagai lokomotif pembangunan bangsa. Karena seperti kata Bung Karno, pemuda adalah tulang punggung bangsa,” tandas Adi Wiryatama.

Di akhir pemaparannya, Adi Wiryatama menegaskan bahwa kegiatan MPR dalam bentuk penyerapan aspirasi masyarakat ini merupakan salah satu cara untuk membuka wawasan publik mengenai pentingnya kesadaran akan hak dasar yang dijamin oleh UUD 1945.

Dalam sesi dialog, beberapa peserta dari kalangan mahasiswa dan pemuda desa menyampaikan masukan tentang minimnya ruang partisipasi pemuda dalam pengambilan keputusan di tingkat lokal.

Menanggapi hal ini, Adi Wiryatama berjanji akan mendorong peningkatan program pemberdayaan pemuda. Selain itu, dia juga mendorong pemerintah daerah proaktif dalam memperjuangkan hak dasar warganya. (red)

Share

Jangan Lewatkan

Empat Kapolres Jajaran Polda Bali Diganti

DENPASAR  – Polda Bali melakukan mutasi sejumlah pejabat melalui upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Gedung Presisi Polda Bali, Rabu (7/1/2026)....

Refleksi Akhir Tahun, Bang-Ipat Ajak Warga Wujudkan Jembrana Harmoni

JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Bang-Ipat)...

Related Articles

DPR RI Setujui Calon Kepengurusan Ombudsman RI Periode 2026-2031

JAKARTA – Sidang Paripurna DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR...

BIPPLH Sampaikan Ucapan Selamat HUT Ke-53 PDI Perjuangan

DENPASAR — Badan Independen Pemantau Pembangunan dan Lingkungan Hidup (BIPPLH) bersama jaringan...

Koster Puji Pidato Megawati: Cerminan Kepemimpinan Negarawan

JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) menggelar puncak peringatan Hari...

Refleksi Akhir Tahun, Bang-Ipat Ajak Warga Wujudkan Jembrana Harmoni

JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati Jembrana I Made...